MediaTek Dimensity 9600 Pro Resmi Hadir: Chipset 2nm Pertama di Dunia!

 Bocoran spesifikasi MediaTek Dimensity 9600 Pro 2nm

MediaTek kembali membuat gebrakan besar di industri semikonduktor. CEO MediaTek, Rick Tsai, secara resmi mengonfirmasi kehadiran chipset 2nm pertama mereka, yakni seri Dimensity 9600 dan Dimensity 9600 Pro. Chipset ini menandai lompatan besar dalam hal performa dan efisiensi daya, yang dirancang khusus untuk mentenagai perangkat flagship generasi berikutnya.

​Arsitektur 2nm TSMC dan Performa Ekstrem

​Dibangun di atas proses fabrikasi N2P (2nm) dari TSMC, Dimensity 9600 series menjadi chip pertama yang mengadopsi struktur transistor nanosheet (GAA). Transisi dari teknologi 3nm (N3E) ke 2nm N2P ini membawa peningkatan performa hingga 18% pada tingkat daya yang sama, serta pengurangan konsumsi daya sebesar 25–30% pada kecepatan yang sama.

​Untuk urusan pemrosesan, Dimensity 9600 menggunakan strategi CPU "all big core" dengan konfigurasi 8-Core yang terdiri dari:

  • 2x ARM C2-Ultra (Super Core)
  • 3x ARM C2-Premium
  • 3x ARM C2-Pro

Varian Dimensity 9600 Pro dilaporkan akan memiliki frekuensi maksimal mendekati 5GHz, yang diklaim mampu memberikan performa setara komputer desktop.

​Kemampuan Grafis dan Fitur Inovatif

​Di sektor grafis, chipset ini dibekali GPU 10-Core ARM Mali-G2 Ultra. Salah satu fitur unggulannya adalah Neural Shader Scheduler (NSS). Fitur ini memungkinkan GPU dan NPU bekerja sama secara cerdas; misalnya, saat bermain game, NPU akan menangani AI upscaling (serupa dengan teknologi DLSS NVIDIA), sementara GPU fokus pada perenderan tekstur. Hal ini mencegah terjadinya stalling pada GPU dan menekan konsumsi daya secara keseluruhan.

​Selain itu, seri ini juga mendukung :

  • Ray Tracing Generasi Terbaru 'Menghasilkan pencahayaan dan refleksi setara kualitas konsol.
  • Memori & Penyimpanan 'Mendukung RAM LPDDR6 terbaru dan penyimpanan UFS 5.
  • Enhanced AI ' Mesin AI yang lebih canggih untuk tugas-tugas AI generatif tingkat lanjut.

Estimasi Skor Benchmark dan Harga

​Meskipun baru akan diproduksi massal pada akhir 2026, bocoran mengenai performa suksesornya (seri 9500) memberikan gambaran betapa kuatnya lini ini. Dimensity 9500 diprediksi akan menembus skor AnTuTu V11 hingga 4.000.000+, dengan skor Geekbench 6 mencapai ~3200 (Single Core) dan ~10.000 (Multi Core).

​Dari sisi harga, karena biaya produksi wafer 2nm yang tinggi, harga unit Dimensity 9500 diperkirakan berada di kisaran $180 – $200 (sekitar Rp3 juta – Rp3,4 juta), yang kemungkinan akan berdampak pada kenaikan harga ponsel di masa depan.

​Ketersediaan dan Perangkat Pendatang

​Proses desain (tape-out) dijadwalkan selesai pada September 2025, dengan target produksi massal pada akhir tahun 2026. Beberapa perangkat yang diprediksi akan menjadi yang pertama mengadopsi chipset bertenaga ini antara lain:

  • Vivo X500 Series (X500, X500 Pro, X500 Pro Max)
  • OPPO Find X10 Series (X10, X10 Pro)

Dengan spesifikasi "monster" ini, MediaTek tampak sangat siap bersaing di kasta tertinggi pasar smartphone global.


+

Pilih Karakter & Nama