Iran Tolak Tawaran Gencatan Senjata & Ingin Perang Berakhir Permanen



Global News - Ketengan masih berlanjut, Agensi berita Iran, IRNA, melaporkan bahwa Iran pada Senin (6/4) menginginkan penyelesaian perang secara permanen dan menolak tawaran gencatan senjata dari AS. Reuters melaporkan bahwa penolakan gencatan senjata tersebut termasuk penolakan pada tekanan untuk membuka kembali Selat Hormuz.

IRNA melaporkan bahwa Iran memberikan tanggapan kepada AS yang terdiri dari 10 klausul, termasuk pengakhiran konflik, protokol untuk jalur aman melalui Selat Hormuz, pencabutan sanksi, dan rekonstruksi. 

Menanggapi hal ini, Presiden Donald Trump bersikeras bahwa kebebasan navigasi melalui Selat Hormuz harus menjadi bagian dari kesepakatan apa pun. Trump juga mengancam akan menghancurkan infrastruktur sipil Iran jika persyaratannya tidak dipenuhi sebelum batas waktu hari Selasa (7/4) waktu timur AS. 

Di sisi lain, Iran telah memperingatkan bahwa mereka akan menanggapi serangan yang diancamkan Trump dengan meningkatkan serangan terhadap infrastruktur energi di wilayah Timur Tengah, yang dapat memperburuk krisis bahan bakar global dan memperbesar kerusakan pada ekonomi dunia.