Taipan Prajogo Pangestu Jual Saham CUAN ,Lepas Ratusan Juta Lembar saham


Market View - Konglomerat ternama Indonesia, Prajogo Pangestu, dilaporkan telah melakukan aksi korporasi dengan melepas sebagian kepemilikan sahamnya di PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN). Rangkaian transaksi ini berlangsung secara bertahap dalam periode 30 Maret hingga 2 April 2026.

Berdasarkan laporan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), langkah ini diambil sebagai strategi perusahaan untuk memperluas sebaran saham publik di pasar modal.

Detail Perubahan Struktur Kepemilikan

Pasca divestasi tersebut, komposisi kepemilikan saham serta hak suara sang taipan mengalami penyesuaian . Jumlah saham Berkurang dari 94,54 miliar unit menjadi 93,77 miliar unit saham. Porsi Hak Suara Mengalami penurunan dari 84,0979% ke level 83,4182%.

Meskipun terjadi pengurangan porsi, dokumen tersebut menegaskan bahwa Prajogo Pangestu tetap bertindak sebagai pemegang saham pengendali dan berkomitmen untuk mempertahankan kendalinya atas CUAN.

Rincian Transaksi Bertahap

Penjualan saham dilakukan secara tidak langsung dengan harga pelaksanaan yang bervariasi di rentang Rp1.045 hingga Rp1.150 per lembar saham. Berikut adalah rincian transaksinya:

Tanggal Transaksi Volume Saham (Unit) Harga per Saham Total Nilai
30 Maret 2026 100.000.000 Rp 1.148 Rp 114,8 Miliar
30 Maret 2026 102.000.000 Rp 1.114 Rp 113,6 Miliar
31 Maret 2026 106.000.000 Rp 1.118 Rp 118,5 Miliar
1 April 2026 110.000.000 Rp 1.113 Rp 122,4 Miliar
2 April 2026 85.660.800 Rp 1.094 Rp 93,7 Miliar

Fokus utama untuk Meningkatkan Saham Publik (Free Float)


Tujuan utama di balik aksi jual ini bukanlah untuk keluar dari investasi, melainkan murni untuk menambah jumlah saham free float di pasar.

Dengan meningkatkan free float, diharapkan likuiditas perdagangan saham CUAN di bursa dapat meningkat, memberikan kesempatan lebih luas bagi investor publik untuk berpartisipasi dalam pertumbuhan perusahaan.

Langkah ini selaras dengan regulasi bursa yang mendorong emiten untuk memiliki jumlah saham beredar di publik dalam porsi yang memadai demi terciptanya pasar yang lebih dinamis dan transparan.


Disclaimer : Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan ajakan beli atau jual. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan investor. Selalu lakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan finansial.