Snap Inc. PHK 16% Karyawan Global Demi Efisiensi Perusahaan
Snap Inc., perusahaan induk di balik aplikasi media sosial populer Snapchat, resmi mengumumkan kebijakan pemutusan hubungan kerja (PHK) yang berdampak pada sekitar 16% dari total tenaga kerja globalnya. Langkah ini menambah daftar panjang perusahaan teknologi yang melakukan perampingan di tengah ketidakpastian ekonomi global seperti dilansir dari ABC News.
Dalam keterangan resminya, Snap menyatakan bahwa keputusan sulit ini diambil sebagai bagian dari strategi restrukturisasi untuk menekan biaya operasional dan meningkatkan efisiensi perusahaan. Pemangkasan ini diperkirakan akan berdampak pada ratusan karyawan di berbagai divisi di seluruh dunia.
Fokus pada Pertumbuhan Jangka Panjang
![]() |
| Image : Evan Spiegel/Getty images |
CEO Snap Inc., Evan Spiegel, menjelaskan bahwa meskipun pertumbuhan pengguna Snapchat tetap stabil, kondisi pasar iklan digital yang fluktuatif menuntut perusahaan untuk lebih selektif dalam mengalokasikan sumber daya.
"Kami melakukan reorganisasi tim untuk memastikan kami memiliki struktur yang tepat guna mendukung prioritas strategis kami, yakni pertumbuhan komunitas, pendapatan, dan inovasi teknologi AR (Augmented Reality)," ujar perwakilan perusahaan.
Tren PHK di Industri Teknologi
Keputusan Snap ini mencerminkan tren yang lebih luas di Lembah Silikon (Silicon Valley). Sepanjang tahun terakhir, raksasa teknologi seperti Meta, Google, dan Amazon juga telah melakukan pengurangan staf secara besar-besaran. Faktor-faktor seperti inflasi yang tinggi, suku bunga yang meningkat, dan perubahan perilaku konsumen pasca-pandemi menjadi pendorong utama perusahaan-perusahaan ini untuk "mengencangkan ikat pinggang".
Bagi Snap, ini bukan kali pertama mereka melakukan PHK besar-besaran. Pada tahun 2022, perusahaan juga pernah memangkas sekitar 20% stafnya. Pengumuman terbaru ini menunjukkan bahwa tantangan bagi platform media sosial berbasis iklan masih sangat nyata, terutama dalam menghadapi persaingan ketat dari platform lain seperti TikTok dan Instagram.
Dukungan bagi Karyawan terdampak
Snap menjanjikan paket kompensasi dan dukungan transisi bagi karyawan yang terkena dampak PHK ini. Perusahaan berkomitmen untuk memberikan pesangon yang sesuai serta bantuan penempatan kerja untuk membantu mereka menemukan peluang baru di industri lain.
Meski menghadapi tantangan internal, Snap tetap optimis terhadap masa depan fitur-fitur unggulannya, termasuk layanan berlangganan Snapchat+ yang terus menunjukkan pertumbuhan positif dalam beberapa kuartal terakhir.



Pilih Karakter & Nama